Bd, 18 Juli 2013
Yeah, beginilah akhir-akhir ini perasaan sedang tidak menentu...
Tepatnya sih mulai dari kemarin, rasanya deg-degan aja...
The reason?
I don't really know...
Mungkin karena terlalu takut mengatakan pada diri sendiri tentang apa yang jadi ganjalan.
Bukan apa-apa sih, sekedar meyakinkan kalau apa yang dipikirkan ini bukan termasuk kufur nikmat.
Ya, Ya Allah, saya takut dibilang kufur nikmat olehMu ya Allah,
Sungguh, sampai detik ini, tidak ada yang patut diucapkan kepadaMu selain alhamdulillah wa syukurillah...
Setidaknya keinginan orang tua saya, ibunda tersayang, telah kutunaikan walau masih belum semua...
Sekolah, kuliah, lulus, kerja, menikah, dan sekarang sedang menanti kelahiran my baby....
Begitupula dengan adek yang udah mau lulus kuliah, pasti jadi kebanggaan ibunda, anak laki-lakinya tumbuh ditengah era yang carut marut ini, tapi alhamdulillah, adek bukan tipe anak yang "salah" gaul. Dia tetap anak ibu, yang masakan favoritnya ya masakan ibu, tetap manja diusianya yang udah 22 tahun ini, tetap anak ibu bangeeeettt... Dan hal ini melegakan saya karena ibu pernah berpesan, "sesukses apapun kamu nanti, kamu harus bisa membawa adekmu menjadi laki-laki yang lebih sukses". Mungkin dimata ibu, inilah kebanggaan terbesar saat ini. Melihat anak perempuannya berkeluarga dan juga sekaligus bekerja di BUMN, dan anak laki-lakinya yang insyaAllah akan segera bekerja ditempat yang tak kalah bergengsinya.
Tapi ibu, sungguh, saya sangat takut mengungkapkannya terutama kepada orang-orang terkasih, suami dan ibu...
Saya berkali-kali menanyakan pada diri saya sendiri, apakah ini yang saya cari?
Kehidupan inikah yang menjadi cita-cita saya?
It's almost perfect....
Tapi, apa nilainya jika kita tak bisa berkumpul dan saya menjadi istri yang menurut saya jadi seenaknya saja melayani suami (mengingat harus bekerja, diluar kota, bertemu hanya sesekali). Kalaupun sekarang saya dan suami bisa bersama-sama karena suami sedang di Bandung, tapi, hey, wake up! What about next? Ketika ia harus kembali ke dunianya yang berada di Malang, di dunia yang seharusnya saya juga disana, bagaimana ketika saya melahirkan anak kami nanti, apakah setega itu saya akan meninggalkan mereka di Malang?! No! It's absolutely freak! Demi apapun itu, kalau kami harus dipisahkan bukan karena Allah, saya sungguh tidak rela.
Pertanyaan kemudian kembali muncul, bukankah saya disini juga karena Allah berkehendak?
Ya Allah, I dunno what to say,,,
Pekerjaan inipun, mungkin saat ini adalah yang terbaik, selain ada kemungkinan untuk dimutasi ke daerah asal, karena saya dan suami, jujur saja, masih membutuhkannya untuk tabungan kehidupan kami, sebagai modal membuka lapak (insyaAllah). Seandainya saya bisa dimutasi secepat yang saya bayangkan...
Beberapa bulan kemaren, saya mencoba mencari cara agar saya dapat dimutasi dengan menghadap langsung kepada "Ibu" kami (VP), berharap beliau bisa memahami posisi saya. Mendengar rekomendasi dari rekan-rekan tentang bagaimana Ibu kita bersikap kepada pegawainya dulu (sebelumnya beliau dipindahkan ke daerah, beliau pernah menjadi VP di unit kami, kemudian diganti oleh seorang bapak dan sekarang kembali lagi di sini, kemudian baru saja digantikan lagi oleh bapak dari daerah) maka membulatkan tekad saya untuk mengutarakan maksud saya. Bismillah, saya tidak takut, karena saya rasa niat saya cukup kuat dan saya yakin Allah bersama saya. Tapi hingga saat ini, tidak ada tindak lanjut dari Ibu, dan saya sangat kecewa, karena beliau memberikan harapan yang kosong, hingga akhirnya beberapa hari lalu beliau dimutasi. Sedih, pasti, tapi saya menyemangati diri untuk tetap menaruh harapan dalam doa. Mungkin belum waktunya,,,
Kemudian saya kembali gusar,
Bagaimana tidak, usia kehamilan yang makin tua, saya menjadi was-was jika saja permohonan mutasi itu tidak segera di follow up kembali kepada VP kami, yang sekarang dijabat oleh seorang Bapak dari daerah. Tapi, kemudian saya takut, karena belum mengenal perangai Bapak. Tapi disisi lain, kenapa harus gusar jika yakin kepada Allah. Allah Maha membolak-balikkan hati...
Ya Allah, beri hamba keberanian lebih untuk bisa menerima apapun respon dari Bapak.
Semoga ini benar keputusan dariMu, yang terbaik bagi kami...
Aku tak berani membayangkan jika keinginan ini tak dikabulkan,
Sederhana, saya hanya ingin menjadi istri dan ibu yang baik, dan tetap bisa membantu suami selama dia mau.
Ya Allah bantu kami...
La khaula wa la quwwata illa billah...
Kamis, 18 Juli 2013
Jumat, 12 Juli 2013
Bismillah :)
Bd, 12 Juli 2013
Assalamualaikum, blogger...
Hari ini hari Jumat dan hari ketiga berpuasa, versi Pemerintah ya...
Alhamdulillah, walaupun ada sodara muslim yang lain yang udah mulai puasa sehari sebelumnya, yang penting, barokallah buat semuanya :)
Kali ini saya mau share kondisi kakak yang menurut perkiraan saya masih 30 minggu, eh ternyata dari hasil USG kata dokter kakak udah 31 minggu. Wah udah mulai deg-deg an ga sabar nungguin kakak nongol ntar... :D
Yap, tepat tanggal 9 Juli 2013 saya dan suami melakukan pemeriksaan rutin bulanan buat ngecek kondisi kakak. Setelah akhir Juni, tepatnya tanggal 28 Juni 2013 dirumah ngadain pengajian 7 bulanan, maka perhitungan saya kakak umur 30 minggu. Ternyata kakak udah gede, kita review hasil periksa plus USG nya yaa...
Kondisi Ibu:
Tekanan darah normal, 100/70, dengan berat badan 69,1 kg (naik 1,6 kg, sebelumnya 67,5 kg). WAh, ini agak mengejutkan saya karena biasanya kenaikan berat badan 3 kg per bulan. Padahal saya juga ga mengurangi makan, sama seperti biasanya. Em, tapi kata dokter mah gapapa, asal naik aja berat badannya, karena kan si kakak juga nambah berat badannya, jadi ya secara logika, ibu nya juga harus naik berat badannya. Oke deh....
Kondisi kakak:
BPD: 80.8 mm (sebelumnya 69.6 mm)
FL: 58.4 mm (sebelumnya 54.8 mm)
EFW: 1846 gram (sebelumnya 1435 gram)
Assalamualaikum, blogger...
Hari ini hari Jumat dan hari ketiga berpuasa, versi Pemerintah ya...
Alhamdulillah, walaupun ada sodara muslim yang lain yang udah mulai puasa sehari sebelumnya, yang penting, barokallah buat semuanya :)
Kali ini saya mau share kondisi kakak yang menurut perkiraan saya masih 30 minggu, eh ternyata dari hasil USG kata dokter kakak udah 31 minggu. Wah udah mulai deg-deg an ga sabar nungguin kakak nongol ntar... :D
Yap, tepat tanggal 9 Juli 2013 saya dan suami melakukan pemeriksaan rutin bulanan buat ngecek kondisi kakak. Setelah akhir Juni, tepatnya tanggal 28 Juni 2013 dirumah ngadain pengajian 7 bulanan, maka perhitungan saya kakak umur 30 minggu. Ternyata kakak udah gede, kita review hasil periksa plus USG nya yaa...
Kondisi Ibu:
Tekanan darah normal, 100/70, dengan berat badan 69,1 kg (naik 1,6 kg, sebelumnya 67,5 kg). WAh, ini agak mengejutkan saya karena biasanya kenaikan berat badan 3 kg per bulan. Padahal saya juga ga mengurangi makan, sama seperti biasanya. Em, tapi kata dokter mah gapapa, asal naik aja berat badannya, karena kan si kakak juga nambah berat badannya, jadi ya secara logika, ibu nya juga harus naik berat badannya. Oke deh....
Kondisi kakak:
BPD: 80.8 mm (sebelumnya 69.6 mm)
FL: 58.4 mm (sebelumnya 54.8 mm)
EFW: 1846 gram (sebelumnya 1435 gram)
Wah, alhamdulillah semua normal. Kemarin saya dan suami kepikiran untuk USG 4D buat liat wajah kakak, tapi mengingat posisinya yang udah nungging, wajahnya jadi ga keliatan. Jangankan wajahnya, prediksi cowok atau ceweknya juga jadi susah. Tapi apapun sedikasihnya sama Allah, pasti yang terbaik, yang penting sehat selalu ya nak,,, amiiinn...
Tapi kita beruntung kemaren, karena dokter berusaha menampakkan siluet kakak di monitor, ditunggu sampe dianya bergerak miring (walau dikit). Dan, it works! Klik, kelihatan deh siluet hidung, bibir, mata, alhamdulillah normal...
Jadi ngebayangin muka kakak gimana yaaa... hehehehe....
Alhamdulillah ya Allah, makin besar kakak, makin ajaib rasanya...
Setelah berkutat dengan USG, maka saya dan suami melakukan konsultasi sesuai dengan daftar pertanyaan yang sudah kami siapkan (halahh!). Tapi emang bener, dari hari-hari sebelum periksa juga udah disimpan itu daftar pertanyaan, dengan harapan gak lupa ditanyain pas ketemu dokter.
Pertanyaan pertama masalah keputihan. Sebenernya sih wajar kok kalau ibu hamil mengalami keputihan. Selain kondisi hormonal yang naik turun, juga bertambahnya berat badan juga berpengaruh terhadap suhu tubuh, terutama untuk didaerah sensitif. Apalagi saya termasuk perempuan yang sensitif terhadap kelembaban didaerah tersebut, sehingga pas udah masuk trisemester akhir, muncullah keputihan yang menurut saya berlebihan produksinya. Kata dokter, keputihan itu normal atau abnormal, dilihat saja dari warna dan bau serta ada atau enggak nya efek gatal pada daerah kewanitaan. Selama keputihan engga berwarna kuning sampe hijau, engga berbau dan enggak gatal, ga usah khawatir, itu normal, karena hormon. Nah sebaliknya, kalau udah ada salah satu aja dari gejala itu, waspada sama jamur yang tumbuh akibat daerah yang lembab dan gelap.
Salah satu jamur yang paling populer dikalangan ibu hamil dan menyusui itu jamur candida. Searching-an di google meyakinkan saya kalau keputihan yang sedang melanda saya ini adalah akibat jamur. Setelah menceritakan kondisi saya, dokter memberikan obat fluconazole (Diflucan™), adalah bahan/zat anti jamur sintetis yang dapat digunakan untuk pengobatan infeksi Candida albicans dan infeksi jamur lainnya. Dengan dosis 150 mg ajah. Alhamdulillah langsung ngefek.
Pertanyaan selanjutnya masalah telinga. Yap sodara, saya mengalami gangguan telinga sebelah kanan, dan berharap itu bukan tinitus (kondisi kalau telinga berdenging terus menerus). Dan alhamdulillah emang bukan. Jadi ceritanya seminggu sebelum periksa, saya melakukan kebiasaan membersihkan telinga dengan cotton buds, dan kebiasaan itu membuat saya addicted dan sangat gak nyaman bila telinga terasa kotor dan dibiarkan saja. Padahal, yang benar menurut dokter THT yang kemarin menangani keluhan saya, dibersihkan dengan cotton buds hanya perlu 6 bulan sekali, bukan 6 hari sekali, ya... Setelah proses pembersihan itu, saya ngerasanya ada yang nutupin suara masuk ke gendang, ditambah kondisi flu yang melanda. Alhamdulillah, flu yang melanda sembuh dengan sendirinya, dengan simple treatment, hanya dengan banyak minum air hangat cenderung panas, dan sekali ajah minum susu bear brand, langsung sembuh. Setelah flu sembuh saya sih berharapnya si telinga kanan itu juga ikutan sembuh, karena pikiran saya sih pengaruh lendir flu juga. Ternyata enggak.... Oke, kembali ke konsultasi. Setelah ngomong panjang lebar, dokter ngasih surat rujukan ke THT untuk dilakukan proses spooling. Iyah, itu proses irigasi telinga, yaitu dengan menyemprotkan cairan NaCl ke dalam liang telinga, kemudian dengan sendirinya tumpukan kotoran telinga bisa keluar. Jadi, ternyata, proses pembersihan telinga menggunakan cotton buds menyebabkan kotoran telinga jadi ikut tersdesak masuk makin jauh ke dalam liang. Sebenernya cara alami mengeluarkan kotoran telinga ya dengan gerakan mengunyah. Kalau telinga kerasa kotor, mari kita lakukan gerakan mengunyah, nyamnyamnyam...
Pertanyaan terakhir adalah mengenai puasa. Alhamdulillah, si dokter memberi enggak menghalangi untuk berpuasa. Asal puasanya tidak dipaksakan dan kakak tetep aktif didalam perut. Kalau udah pusing, lemes, langsung batalin aja puasanya. Tapi saya yakin, kalau udah niat, insyaAllah, kuat. Dan syukur alhamdulillah, ini udah hari ketiga kakak ikut puasa, dan tetep aktiiiifff banget. Cuman kemaren sore aja agak capek kayaknya, jadi si kakaknya diem aja. Karena itulah, absen deh sehari gak ikut sholat tarawih, dan ternyata malemnya kakak mulai lagi aktif gak mau diem, sampe geli rasanya, hihihi....
Love you baby, sehat terus ya naak...
Bismillah, ikut puasa dan nyari berkah ramadhan bareng ummi sama abi ya :*
Terakhir nih, saya dan suami mengucapkan...
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa ya semuanya saudaraku umat Islam :)
Barokallah hu lanaa waa lakuum
Kamis, 20 Juni 2013
si unyu
Bd, 20 Juni 2013
Assalamualaikum semuanyaa..
Alhamdulillah akhirnya posting lagi :D
Masih di kantor, suasananya panas di luar sejuk di dalam...
Gimana engga, angin sepoi dari jendela belakang tempat duduk ini mengabaikan teriknya matahari di luar sana....
Mak whuuuusssss.....
Kenyang (abis makan siang) kemudian ngantuk (kebiasaan!) ehehehehee....
Yap, kali ini ummi mau review kakak aja deeehhh,,, abisnya kakak unyuuu bangett, suka ga mau diem, jadi seneng kalau ngomongin si baby yang mulai suka ngegelitikkin umminyaa...
Malah kemaren malem aja sempet maen sama abi juga ya kak, ditendang-tendang digelitikin sampe abinya ikut kerasa pas megang perut...
Iiiihhh,,, gemeeess...
Udah 2 kali periksa belum direview lagi, jadi kita mulai dengan hasil USG 2 dimensi per tanggal 13 Mei 2013, yang berarti si kakak perkiraan udah 22 minggu di dalem perut,
BPD 58.4 mm
FL 38.9 mm
EFW 611 gr
Berat kakak udah 611 gram, berat umminya naik 3 kilo lagi, dari 61.9 kg jadi 64.5 kg (ebuseett), tekanan darah normal 100/70 alhamdulillah sehat keduanyaa,,,
Kali ini, karena si kakak udah gede, udah ga bisa kelihatan jelas di foto hasil USGnya, yang jelas cuma kalau kita lihat langsung di monitor saat USG, kelihatan tangan, kaki, badan, kepala, yang lainnya item, yang ngerti cuman pak dokter sama suster ajah -____-' dan kali ini sedih banget karena abinya ga ikut nemenin periksa...
Uminya periksa ke dokter ditemenin sama temen kantor, abinya masih di Malang soalnya :(
Tapi abi jangan sedih ya, kakak sehat, umminya juga, lagian juga udah direkamin pas proses USG nya, hihihi... bisa denger detak jantungnya juga loohh...
Okei, sekarang review hasil USG per tanggal 13 Juni 2013 kemaren...
Kakak 26 minggu sekarang....
BPD 69.6 mm
FL 54.8 mm
EFW 1.435 gr
Berat kakak udah 1.435 gram, berat umminya naik 3 kilo lagi, dari 64.5 kg jadi 67.5 kg (ebuseett lagiii), tekanan darah normal 100/70 alhamdulillah sehat keduanyaa,,,
Kali ini udah sama abi lagi periksanya...
Abinya seneng bisa didengerin suara detak jantung kakak...
Hihihi...
Jadi ga sabaran nungguin si kakak lahir (masih lama) hahahaha...
Sehat terus ya naakk :*
Assalamualaikum semuanyaa..
Alhamdulillah akhirnya posting lagi :D
Masih di kantor, suasananya panas di luar sejuk di dalam...
Gimana engga, angin sepoi dari jendela belakang tempat duduk ini mengabaikan teriknya matahari di luar sana....
Mak whuuuusssss.....
Kenyang (abis makan siang) kemudian ngantuk (kebiasaan!) ehehehehee....
Yap, kali ini ummi mau review kakak aja deeehhh,,, abisnya kakak unyuuu bangett, suka ga mau diem, jadi seneng kalau ngomongin si baby yang mulai suka ngegelitikkin umminyaa...
Malah kemaren malem aja sempet maen sama abi juga ya kak, ditendang-tendang digelitikin sampe abinya ikut kerasa pas megang perut...
Iiiihhh,,, gemeeess...
Udah 2 kali periksa belum direview lagi, jadi kita mulai dengan hasil USG 2 dimensi per tanggal 13 Mei 2013, yang berarti si kakak perkiraan udah 22 minggu di dalem perut,
BPD 58.4 mm
FL 38.9 mm
EFW 611 gr
Berat kakak udah 611 gram, berat umminya naik 3 kilo lagi, dari 61.9 kg jadi 64.5 kg (ebuseett), tekanan darah normal 100/70 alhamdulillah sehat keduanyaa,,,
Kali ini, karena si kakak udah gede, udah ga bisa kelihatan jelas di foto hasil USGnya, yang jelas cuma kalau kita lihat langsung di monitor saat USG, kelihatan tangan, kaki, badan, kepala, yang lainnya item, yang ngerti cuman pak dokter sama suster ajah -____-' dan kali ini sedih banget karena abinya ga ikut nemenin periksa...
Uminya periksa ke dokter ditemenin sama temen kantor, abinya masih di Malang soalnya :(
Tapi abi jangan sedih ya, kakak sehat, umminya juga, lagian juga udah direkamin pas proses USG nya, hihihi... bisa denger detak jantungnya juga loohh...
Okei, sekarang review hasil USG per tanggal 13 Juni 2013 kemaren...
Kakak 26 minggu sekarang....
BPD 69.6 mm
FL 54.8 mm
EFW 1.435 gr
Berat kakak udah 1.435 gram, berat umminya naik 3 kilo lagi, dari 64.5 kg jadi 67.5 kg (ebuseett lagiii), tekanan darah normal 100/70 alhamdulillah sehat keduanyaa,,,
Kali ini udah sama abi lagi periksanya...
Abinya seneng bisa didengerin suara detak jantung kakak...
Hihihi...
Jadi ga sabaran nungguin si kakak lahir (masih lama) hahahaha...
Sehat terus ya naakk :*
Rabu, 19 Juni 2013
Pancen, Jawa Timur Wani Bumbu! (Very Late Posting)
85, 19 Mei 2013
85, ya, sekarang saya sedang duduk manis di salah satu tempat duduk (dinas) kereta Malabar, Malang-Bandung...
Masih pukul 15.17 wib, tapi saya sudah berulang kali tertidur hingga tak bisa memejamkan mata lagi ketika kereta ini masuk daerah Tulungagung. Perjalanan masih panjang untuk sampai di Bandung, dan saya memutuskan untuk menulis saja seperti biasanya sambil menunggu kereta ini menjemput suami tercinta di Stasiun Kediri...
Masih pukul 15.17 wib, tapi saya sudah berulang kali tertidur hingga tak bisa memejamkan mata lagi ketika kereta ini masuk daerah Tulungagung. Perjalanan masih panjang untuk sampai di Bandung, dan saya memutuskan untuk menulis saja seperti biasanya sambil menunggu kereta ini menjemput suami tercinta di Stasiun Kediri...
Begitulah, perjalanan kali ini ditemani Mas Agung. Tadinya sih kita sudah bersiap untuk bersama berangkat dari Stasiun Malang, tetapi semalam ada berita duka dari budhe nya Mas Agung (kakak dari Bapak) yang meninggal di usia 60 tahun karena sakit yang diderita. Kabar duka ini membuat kami memutuskan untuk berangkat dari Stasiun yang berbeda, karena Mas Agung langsung berangkat ke Kediri tadi pagi selepas subuh. Sengaja tidak mengajakku karena kondisi bumil yang takutnya bikin makin lelah untuk sampai Bandung.
Em, dikereta aku mengingat kejadian hampir 3 minggu yang lalu, dimana aku dan Mas Agung puang dari Bandung ke Malang. Ada yang beda, karena kami tidak kebagian tempat duduk di Malabar hari itu, sehingga kami memutuskan naik Mutiara Selatan (Mutsel), yah, ke Surabaya. Awalnya kupikir tidak masalah karena memang kami pulang ke Lawang, jadi yah aku pikir sama saja, perkiraan kami akan tiba di rumah pukul 9 pagi karena Mutsel akan membawa kami ke Wonokromo pukul 6 pagi dan kami akan lanjutkan naik bus dari Stasiun itu.
Pukul 5 pagi, Mutsel telah tiba di Mojokerto, yang artinya sebentar lagi akan tiba di Wonokromo. Stasiun Wonokromo letaknya sangat strategis untuk kami bisa menjangkau bus yang akan kami gunakan melanjutkan perjalanan, hanya perlu jalan kaki sedikit saja, karena memang letaknya tak jauh dari jalanan kota Surabaya. Kami tak sendirian rupanya utuk turun di Stasiun Wonokromo. Ada seorang bapak paruh baya juga bersiap akan turun. Kemudian ia bertanya pada Prama (pramugara kereta) yang kebetulan melintas di kereta kami, memastikan kalau Mutsel akan berhenti di Wonokromo. Tapi ternyata, Gapeka baru tidak berkata demikian. Ya Allah, aku lupa, kalau di Grafik Perjalanan KA yang baru, tidak ada kereta dari Bandung yang berhenti di Stasiun Wonokromo! Yah, apa mau dikata, turunlah kita di Stasiun selanjutnya, Stasiun akhir tujuan KA itu, Stasiun Gubeng.
Alhamdulillah, menginjak tanah Surabaya. Walaupun perjalanan masih cukup panjang, tapi ya sudahlah, kami menikmatinya. Dimulai dari pintu keluar Stasiun Gubeng lama, kami menyusuri Jl. Pemuda, ya benar, yang pertama kita lihat adalah Monkasel (Monumen Kapal Selam). Karena memang masih pagi, Surabaya belum menampakkan geliat nya. Suasana santai sangat terasa. Ditambah dengan sekelompok "Gowesser" yang bersepeda santai menikmati jalanan kota Surabaya yang lengang. Tak jauh dari Monkasel, kami melihat kerumunan di pinggiran Jl. Pemuda. Apa ya kira-kira?
Pagi-pagi, dikerumuni orang-orang yang tampak beristirahat sejenak karena telah berolah raga. Yaaapp, betuuulll,,, ada ibu-ibu penjual sarapan. Nasi apa yaaa? Karena kami penasaran, kami coba untuk ikut nimbrung disitu, dan terpilihlah nasi sate sebagai sarapan pagi kami. Jangan bayangkan nasi sate yang mewah yaa... ini hanya nasi bungkus yang dilengkapi dengan 5 tusuk sate ayam lengkap dengan bumbu kacang, rawit dan acar bawangnya. Dan harganya itu loh, hanya 5 ribu rupiah sajaaaaa... wauuuuww ada ga ya yang kaya gini di Bandung... beruntung juga aku dan suami bukan tipe orang yang harus malu makan ditepi jalan. Percaya ayau tidak, masakan ini mantab jayaaaaaa....
Meminjam quote seorang teman bernama Ribka, yang selalu bilang, "pancen, Jawa Timur wani bumbu!"
Istimewaaa
Yang lebih seru lagi, setelah menyantap sarapan yang istimewa itu, kami berjalan menunggu bis kota untuk mengantar kita sampai ke Terminal Purabaya. Iya, kami harus ke terminal Purabaya untuk kemudian menyambung lagi dengan bus AKDP, favorit kita sih bus Restu Panda AC tarif biasa (bukan patas) hohoho....
Di dalam bus kota kami bertemu dengan ibu-ibu paruh baya yang juga akan melanjutkan perjalanan ke Solo melalui terminal yang sama, bercerita panjang lebar seolah kami pernah bertemu sebelumnya. Karena kondisi yang setengah mengantuk,kami hanya mengiyakan saja hingga kami sampai terminal.
Sesampai di terminal, kami berpamitan kepada ibu tersebut, kemudian langsung menuju pool bus yang kami maksud. Beruntung, kami langsung mendapati bus idaman kami itu #haseek, dan langsung mengambil tempat duduk berharap bisa beristirahat sejenak hingga sampai Lawang.
Memang, perjalanan dengan bus memakan waktu kurang lebih 2 jam, kami berdua pun terlelap ditengah hiruk pikuk pedagang asongan dalam bus. Hingga akhirnya, sesampai Lawang, kami masih tertidur!
Waduuhhh, kebablasaaaannn, untung saja tidak terlalu jauh. Tapi tetap saja kami harus berjalan kaki (lagi) kurang lebih 5 menit untuk samapi rumah :D
Benar-benar unpredictable trip.
Alhamdulillah,,,
Yang makin bikin bersyukur, si kakak tetep aktif dan sehat dengan segambreng tingkah polah ummi nya....
Alhamdulillah,,,
Yang makin bikin bersyukur, si kakak tetep aktif dan sehat dengan segambreng tingkah polah ummi nya....
Setelah acara sarapan pagi yang spesial, kami melanjutkan perjalanan dengan perut kenyang, enak abiii....
Heehehee.
Begitulah ceritanya,,,
Mm,,, nanti aku share lagi deh yang seru-seru dari perjalanan hidup kami. Yang jelas, tiap hari pasti seru :D Alhamdulillah...
Eh, sampai Kediri juga,,
Sampai jumpa semuanya,,,,
Sampai jumpa semuanya,,,,
Assalamualaikuuumm :)
Ini dia penampakannya...
*postingan ini sudah dipersiapkan tanggal 19 Mei 2013, telaaaaat banget posting akibat terkendala teknis hohoho...
Jumat, 12 April 2013
Cilukbaaaa!
Bd, 12 April 2013
Ehm,,,
Hari ini hari Jumat, means para pengikut PJKA lagi bergembira ria mempersiapkan perjalanan mereka...
PJKA apaan sih? Perusahaan Jawatan Kereta Api? Bukaaaann, sekarang kan udah jadi PT. Kereta Api Indonesia (Persero), makin kece yaaa ^^b
Tapi bukan itu yang aku maksud,,, PJKA yang aku maksud adalah rutinitas mingguan, Pulang Jumat Kembali Ahad, wkwkwkw...
Sama kaya aku nih, PJKA teruuss....
Apalagi suami juga di Malang, mau ga mau, Jumat balik deh ke Malang, nyamperin abi ya kaaaakk...
Jumat ini rasanya padat merayap...
Selain riweuh nyiapin perjalanan PJKA (hii :D) juga riweuh packing buat abii...
Bangun tidur, sholat subuh, langsung nyamber cucian setumpuk termasuk didalamnya seprei dan handuk (bekas dipake dikosan lama), fufufufuuu... Sembari nunggu rendaman cucian selama 30 menit, biar sesuai sama aturan pakai detergent #halah, tidak lupa pula menyambar setrika dan mulai menggosok dengan cantik R6 (istilah seragam di kantorku) yang mau dipake dan beberapa baju....
Daaaannn tibalah saatnya acara kucek mengucek baju...
Alhamdulillahnya nih, tempat nyucinya enak soalnya deket jemuran dan airnya itu loh, suegeeerr...
Main air dulu ya kakaaaaakk...
Yah, 45 menit lah kita bergumul dengan cucian, setelah itu langsung cabut mandi, dandan, dan rekan-rekannya dan berakhir di Indomaret, abi beli galon dulu, akunya pesen sarapan didepannya buat dimakan dikantor (mengingat jam masuk kantor udah telat 30 menit, hadeeeehh).
Nyampai dikantor eh ada si Mars (anaknya temen kantor, umurnya baru 2 bulan, diajak karena mau imunisasi tapi nemenin ayahnya dulu ke kantor), main sama Mars dulu walaupun ga lama, soalnya perutnya lapeeeeerrrr dan lemes -____-"
Kakak pasti kelaperan nih abis main air, yaudah akhirnya makan deh sambil nunggu calling an abi untuk kemudian kita periksa rutin...
Duuuhh, ga sabar ngliat kakak di USG :D
Abi lama, soalnya sepulang nganterin aku ke kantor, abi mampir ke kosan lama buat packing (lagi) barang yang mau dikirim ke Malang (barang-barang yang kurang berguna di sini, termasuk kado pernikahan kemarin yang harusnya disimpen di Malang aja). Coba tebak berapa kardus? 3 kardus booooookkk, beratnya 27 kg.... Setelah packing sekalian pamit sama bibi (yang jaga kosan), udah gitu langsung deh capcus ke salah satu ekspedisi yang pake bis, loh, kenapa bis, bukan kereta aja? Secara ekspedisi dengan kereta bakalan cepet sampai dan murah.... Iya, soalnya ekspedisi pake kereta ga bisa dianterin sampe rumah, jadi kita yang nyamperin ke pool nya mereka :(. Singkat cerita kita kena Rp. 170.000,- dengan estimasi sampai di alamat 3-5 hari. Yaudahlah daripada harus ngambil ke pool, jauh dari rumah....
Setelah bergumul dengan aktifitas itu, kita berangkat ke RS. Kebon Jati. Karena udah pernah periksa, dan aku bawa dokumennya lengkap, cepat deh kita ngurusadministrasinya, langsung aja kite ke tempat dokter Aseng Subhan :) Eh, ternyata dokternya masih menangani operasi caesar, jadi kita arus nunggu deh...
Sekitar 45 menit, dokter muncul, dan mulai memeriksa pasien pertama, aku di urutan kedua, duuhh deg deg an, bukannya apa-apa sih, soalnya tadinya pas nunggu dokter, susternya kan meriksa tensi dan bb, tensi udah bagus, pas meriksa bb susternya kaget, karena bulan kemaren bb ku 57 kilo dan sekarang 61 kilo, ebuseeeettt....
Jangankan suster, aku aja juga kaget suster, soalnya perasaan makannya banyak memang, tapi masih dalam takaran wajar dan normal. Nah takutnya cuma gede ke Ibunya tapi engga ke bayinya....
Tapi alhamdulillah, tiba giliranku, dan langsung disuruh rebahan untuk USG,,,
Mulai deh deg-degan...
Daaaann....
Alhamdulillah kakak sehat pake banget!
Semuanya tumbuh dan berkembang sesuai usianya (18w), gerak teruuusss, dan yang bikin lucu itu kakak main cilukbaaa, tangannya kedepan nutupin muka trus dibuka gitu, sampe 2 suster yang nemenin dokternya ketawa...
Dan dokter bilang katanya kemungkinan ini nanti ada burungnya.... hahahahaha...
InsyaAllah cowok nih si kakak, tapi belum bisa memastikan karena usianya juga masih kecil...
Subhanallah... senengnyaaaa...
Abi jadi lupa sama capeknya tadi pagi...
Ini nih kakak usia 18 weeks
Ehm,,,
Hari ini hari Jumat, means para pengikut PJKA lagi bergembira ria mempersiapkan perjalanan mereka...
PJKA apaan sih? Perusahaan Jawatan Kereta Api? Bukaaaann, sekarang kan udah jadi PT. Kereta Api Indonesia (Persero), makin kece yaaa ^^b
Tapi bukan itu yang aku maksud,,, PJKA yang aku maksud adalah rutinitas mingguan, Pulang Jumat Kembali Ahad, wkwkwkw...
Sama kaya aku nih, PJKA teruuss....
Apalagi suami juga di Malang, mau ga mau, Jumat balik deh ke Malang, nyamperin abi ya kaaaakk...
Jumat ini rasanya padat merayap...
Selain riweuh nyiapin perjalanan PJKA (hii :D) juga riweuh packing buat abii...
Bangun tidur, sholat subuh, langsung nyamber cucian setumpuk termasuk didalamnya seprei dan handuk (bekas dipake dikosan lama), fufufufuuu... Sembari nunggu rendaman cucian selama 30 menit, biar sesuai sama aturan pakai detergent #halah, tidak lupa pula menyambar setrika dan mulai menggosok dengan cantik R6 (istilah seragam di kantorku) yang mau dipake dan beberapa baju....
Daaaannn tibalah saatnya acara kucek mengucek baju...
Alhamdulillahnya nih, tempat nyucinya enak soalnya deket jemuran dan airnya itu loh, suegeeerr...
Main air dulu ya kakaaaaakk...
Yah, 45 menit lah kita bergumul dengan cucian, setelah itu langsung cabut mandi, dandan, dan rekan-rekannya dan berakhir di Indomaret, abi beli galon dulu, akunya pesen sarapan didepannya buat dimakan dikantor (mengingat jam masuk kantor udah telat 30 menit, hadeeeehh).
Nyampai dikantor eh ada si Mars (anaknya temen kantor, umurnya baru 2 bulan, diajak karena mau imunisasi tapi nemenin ayahnya dulu ke kantor), main sama Mars dulu walaupun ga lama, soalnya perutnya lapeeeeerrrr dan lemes -____-"
Kakak pasti kelaperan nih abis main air, yaudah akhirnya makan deh sambil nunggu calling an abi untuk kemudian kita periksa rutin...
Duuuhh, ga sabar ngliat kakak di USG :D
Abi lama, soalnya sepulang nganterin aku ke kantor, abi mampir ke kosan lama buat packing (lagi) barang yang mau dikirim ke Malang (barang-barang yang kurang berguna di sini, termasuk kado pernikahan kemarin yang harusnya disimpen di Malang aja). Coba tebak berapa kardus? 3 kardus booooookkk, beratnya 27 kg.... Setelah packing sekalian pamit sama bibi (yang jaga kosan), udah gitu langsung deh capcus ke salah satu ekspedisi yang pake bis, loh, kenapa bis, bukan kereta aja? Secara ekspedisi dengan kereta bakalan cepet sampai dan murah.... Iya, soalnya ekspedisi pake kereta ga bisa dianterin sampe rumah, jadi kita yang nyamperin ke pool nya mereka :(. Singkat cerita kita kena Rp. 170.000,- dengan estimasi sampai di alamat 3-5 hari. Yaudahlah daripada harus ngambil ke pool, jauh dari rumah....
Setelah bergumul dengan aktifitas itu, kita berangkat ke RS. Kebon Jati. Karena udah pernah periksa, dan aku bawa dokumennya lengkap, cepat deh kita ngurusadministrasinya, langsung aja kite ke tempat dokter Aseng Subhan :) Eh, ternyata dokternya masih menangani operasi caesar, jadi kita arus nunggu deh...
Sekitar 45 menit, dokter muncul, dan mulai memeriksa pasien pertama, aku di urutan kedua, duuhh deg deg an, bukannya apa-apa sih, soalnya tadinya pas nunggu dokter, susternya kan meriksa tensi dan bb, tensi udah bagus, pas meriksa bb susternya kaget, karena bulan kemaren bb ku 57 kilo dan sekarang 61 kilo, ebuseeeettt....
Jangankan suster, aku aja juga kaget suster, soalnya perasaan makannya banyak memang, tapi masih dalam takaran wajar dan normal. Nah takutnya cuma gede ke Ibunya tapi engga ke bayinya....
Tapi alhamdulillah, tiba giliranku, dan langsung disuruh rebahan untuk USG,,,
Mulai deh deg-degan...
Daaaann....
Alhamdulillah kakak sehat pake banget!
Semuanya tumbuh dan berkembang sesuai usianya (18w), gerak teruuusss, dan yang bikin lucu itu kakak main cilukbaaa, tangannya kedepan nutupin muka trus dibuka gitu, sampe 2 suster yang nemenin dokternya ketawa...
Dan dokter bilang katanya kemungkinan ini nanti ada burungnya.... hahahahaha...
InsyaAllah cowok nih si kakak, tapi belum bisa memastikan karena usianya juga masih kecil...
Subhanallah... senengnyaaaa...
Abi jadi lupa sama capeknya tadi pagi...
Ini nih kakak usia 18 weeks
Sayang fotonya agak ga jelas, tapi yang penting kakak sehat ya naaakk...
Ummi Abi sayang kakak :*
Trus langsung deh kita nebus obat di apotek kantor,,,
Vitaminnya sama kaya kemarin, Fetavita, tapi Emibionnya diganti Diabion...
Nih penampakannya...
Nyampe dikantor langsung browsing Diabion, yah fungsinya sama ternyata sama Emibion...
Si Abi abis nganter ke kantor langsung deh dia buru-buru berangkat sholat Jumat, karena waktunya udah mepeeettt :D
Oke deeehh,,,, rasanya udah siap dengan perjalanan PJKA minggu ini, melihat kakak sehat, Ummi sama Abi jadi seneng dan sangat bersyukur....
Rabu, 10 April 2013
Catching!
Bd, 10 April 2013
Masih jam 11 siang, masih di kantor dengan kerjaan rutin yang udah beres sih (menurut aku, hehe)
Perut masih kenyang gegara efek sarapan nasi soto yang lumayan cetar porsinya, alhamdulillah, si kakaknya mau, jadi ummi ga mual pas maemnya, pinter ya naaakk...
Iseng corat coret lagi, hasilnya ya postingan "nomaden" itu, hahahaha, sekalian curcol yaa...
Sambil nulis sambil dengerin mp3 dari bb aku yang beberapa minggu lalu sempet ditransferin lagu sama adek, tapi belum sempet didengerin...
Biar ga ribet, di shuffle song aja lah, biar kaya radio, muterin lagunya ngacak, hihihi...
Ga lama, ada lagu yang ditelinga langsung nancep aja chord nya, liriknya, aransemennya, enak ni lagu...
Pasti hasil transfer lagu kemaren deh, penasaran, dilihat deh judul lagunya...
Ternyata lagu alternative rock ini judulnya Wide Awake, yang dinyanyiin sama band Making April.
Makin penasaran, googling-lah lirik lagunya, biar bisa sembari nyanyi gitu,, hohoho...
nih liriknya
WIDE AWAKE - MAKING APRIL
My mistake
You should never be afraid to cut your losses
Now I know, now I know
It was mine to make
I was putting up a fight for worthless causes
Now I know, just let it go
I was dying for our moment to arrive,
Now I'm running further just to feel alive.
Don't wanna get caught up
Dreaming of your love
'Cause when I open my eyes
There's not a shot in this life
I might as well give up
And save all my good luck
For when I've got the extra change.
You can move aside
'Cause now I'm wide awake
Calling out
You don't even pick it up on nights and weekends
Over and over.
Talk about
Not giving up for all the wrongest reasons
Over and over
How was I misled for so much time?
When it's all been said and done I'll be alright
Don't wanna get caught up
Dreaming of your love
'Cause when I open my eyes
There's not a shot in this life
I might as well give up
And save all my good luck
For when I've got the extra change
You can move aside
'Cause now I'm wide awake
But is it getting any better yet?
Is it getting any better yet?
Is it getting any better yet?
The word is out that I'm not giving in
And if you're ready by now,
Well it's too late to begin
Don't wanna get caught up
Dreaming of your love
'Cause when I open my eyes...
Don't wanna get caught up
Dreaming of your love
'Cause when I open my eyes
There's not a shot in this life
I might as well give up
And save all my good luck
For when I've got the extra change
You can move aside
'Cause now I'm wide awake.
Hem, setelah itu penasaran sama band nya, searching deh biografinya, biar ga ribet, langsung deh buka wikipedia... ternyata band Making April ini piano-based alternative rock band, lengkapnya ini nih http://en.wikipedia.org/wiki/Making_April
nih penampakannya
Terobati sudah penasarannya... hihihi...
Masih jam 11 siang, masih di kantor dengan kerjaan rutin yang udah beres sih (menurut aku, hehe)
Perut masih kenyang gegara efek sarapan nasi soto yang lumayan cetar porsinya, alhamdulillah, si kakaknya mau, jadi ummi ga mual pas maemnya, pinter ya naaakk...
Iseng corat coret lagi, hasilnya ya postingan "nomaden" itu, hahahaha, sekalian curcol yaa...
Sambil nulis sambil dengerin mp3 dari bb aku yang beberapa minggu lalu sempet ditransferin lagu sama adek, tapi belum sempet didengerin...
Biar ga ribet, di shuffle song aja lah, biar kaya radio, muterin lagunya ngacak, hihihi...
Ga lama, ada lagu yang ditelinga langsung nancep aja chord nya, liriknya, aransemennya, enak ni lagu...
Pasti hasil transfer lagu kemaren deh, penasaran, dilihat deh judul lagunya...
Ternyata lagu alternative rock ini judulnya Wide Awake, yang dinyanyiin sama band Making April.
Makin penasaran, googling-lah lirik lagunya, biar bisa sembari nyanyi gitu,, hohoho...
nih liriknya
WIDE AWAKE - MAKING APRIL
My mistake
You should never be afraid to cut your losses
Now I know, now I know
It was mine to make
I was putting up a fight for worthless causes
Now I know, just let it go
I was dying for our moment to arrive,
Now I'm running further just to feel alive.
Don't wanna get caught up
Dreaming of your love
'Cause when I open my eyes
There's not a shot in this life
I might as well give up
And save all my good luck
For when I've got the extra change.
You can move aside
'Cause now I'm wide awake
Calling out
You don't even pick it up on nights and weekends
Over and over.
Talk about
Not giving up for all the wrongest reasons
Over and over
How was I misled for so much time?
When it's all been said and done I'll be alright
Don't wanna get caught up
Dreaming of your love
'Cause when I open my eyes
There's not a shot in this life
I might as well give up
And save all my good luck
For when I've got the extra change
You can move aside
'Cause now I'm wide awake
But is it getting any better yet?
Is it getting any better yet?
Is it getting any better yet?
The word is out that I'm not giving in
And if you're ready by now,
Well it's too late to begin
Don't wanna get caught up
Dreaming of your love
'Cause when I open my eyes...
Don't wanna get caught up
Dreaming of your love
'Cause when I open my eyes
There's not a shot in this life
I might as well give up
And save all my good luck
For when I've got the extra change
You can move aside
'Cause now I'm wide awake.
Hem, setelah itu penasaran sama band nya, searching deh biografinya, biar ga ribet, langsung deh buka wikipedia... ternyata band Making April ini piano-based alternative rock band, lengkapnya ini nih http://en.wikipedia.org/wiki/Making_April
nih penampakannya
Terobati sudah penasarannya... hihihi...
Nomaden ^o^
Bd, 10 April 2013
Hah? Apa? Nomaden?
Manusia purba?
Hohoho...
Emang sih nomaden diartikan dengan berpindah-pindah tempat, atau bahasa kerennya pengembara...
Sedikit mengutip di wikipedia nih, bangsa Nomaden atau bangsa pengembara, adalah berbagai komunitas masyarakat yang memilih hidup berpindah-pindah dari suatu tempat ke tempat lain di padang pasir atau daerah bermusim dingin, daripada menetap di suatu tempat.
Kali ini kita akan membahas nomaden dengan konteks yang lebih aktual, tajam, terpercaya #apaseh
Wkwkwk...
Ya, nomaden yang aku maksud disini adalah fenomena yang lagi nge-hits dikalangan rekan-rekan kosan saya (entah emang lagi musim kali ya) yaitu "boyongan" pindah kosan...
Heeewww...
Entah ada angin apa, aku kira cuma aku yang galau mencari-cari kosan baru...
Sejak minggu kemarin anak-anak kosan pada gugur atu-atu...
Kamarnya pada dibersihin sama si bibi, kemudian dibuka tirainya, yang artinya kamarnya udah kosong!
Oh, mungkin kenaikan TDL (tarif dasar listrik) lah yang memegang peranan krusial!
Wah wah wah... bapak Nur Pamudji (dirut PLN 2013) gimana nih???
No comment ah buat yang ini, hohoho
Kok bisa gitu ya? Ya iyalah, secara harga kosan naik seharga cicilan rumah! Whaaaaattt!!!!
Nah lo,,,
Setidaknya itulah yang sedang kami rasakan sebagai anak kosan yang sebenernya udah nyaman dengan kosan kita ini....
Yah, acara hunting kosan berlangsung secepat kilat selama seminggu,,,
Sebagai ibu hamil yang tangguh, aku berusaha mencarikan kosan dengan suasana yang nyaman dan harganya ga setinggi kosan sebelumnya lah tentunya, hihihi...
Dengan bantuan dari teman-teman terbaik, Rani dan Kiki yang setia banget, heee,,, akhirnya kami menemukan kosan itu,,,,
Kosannya bersih, emang lokasinya ga seenak kosan pertama yang gampang banget angkotnya, karena kosan ini berada di tengah-tengah hunian penduduk sehingga tanggung banget kalau mau naik angkot...
Tapi ga masalah, kan ada herbie (motor Vario aku, hehehe, kebiasaan ngasi nama barang-barang sih, jadinya si motor ada namanya juga, hihihi). Toh kalau mau jalan kaki ke kantor juga banyak temen yang kosannya juga didaerah sini,,
Udah gitu kosannya nyaman walau ga kamar mandi dalam, bersih, deket masjid, impian akuuuu...
Semoga juga ga lama di kota ini ya kakak, ummi pingin kakak, ummi sama abi ntar bareng-bareng di Malang,,, amiiinn...
Udah dapet kosannya, mulai deh mikir pindahan, gimana ya caranya???
Secara barang-barang dikosan buanyaaaakkk bangettt, bahkan ada barang-barang yang harusnya bukan disimpen di kosan, tapi di rumah (kode buat abi, rumah biiii, wkwkwkwk)!
Mulai deh kali ini hunting lagi, hunting kardus,, hihihi...
Alhamdulillah teman sekantor baik, dapetlah kardus lumayan banyak, (sebenernya itu kardus bekas kardus tiket, hihihi) sekalian tali rafianya...
Setelah di packing, nahlo, tetep jadi berkardus-kardus...
Waaaa abiii, hellleeeppp!
Abi bantuin ya pas pindahan, abi ke Bandung dulu yaaa,, hihihi...
Semoga acara pindahan lancar ya kakak,,, kakak juga pinter nih, maemnya mulai banyak :D
Ummi sampe diledekin temen-temen ummi dikantor gara-gara tambah sekseeeeh,,, hihihi
Nasib nomaden ya begini ini... dinikmati saja dulu yaaa... yuuuuukkkk ^^v
Hah? Apa? Nomaden?
Manusia purba?
Hohoho...
Emang sih nomaden diartikan dengan berpindah-pindah tempat, atau bahasa kerennya pengembara...
Sedikit mengutip di wikipedia nih, bangsa Nomaden atau bangsa pengembara, adalah berbagai komunitas masyarakat yang memilih hidup berpindah-pindah dari suatu tempat ke tempat lain di padang pasir atau daerah bermusim dingin, daripada menetap di suatu tempat.
Kali ini kita akan membahas nomaden dengan konteks yang lebih aktual, tajam, terpercaya #apaseh
Wkwkwk...
Ya, nomaden yang aku maksud disini adalah fenomena yang lagi nge-hits dikalangan rekan-rekan kosan saya (entah emang lagi musim kali ya) yaitu "boyongan" pindah kosan...
Heeewww...
Entah ada angin apa, aku kira cuma aku yang galau mencari-cari kosan baru...
Sejak minggu kemarin anak-anak kosan pada gugur atu-atu...
Kamarnya pada dibersihin sama si bibi, kemudian dibuka tirainya, yang artinya kamarnya udah kosong!
Oh, mungkin kenaikan TDL (tarif dasar listrik) lah yang memegang peranan krusial!
Wah wah wah... bapak Nur Pamudji (dirut PLN 2013) gimana nih???
No comment ah buat yang ini, hohoho
Kok bisa gitu ya? Ya iyalah, secara harga kosan naik seharga cicilan rumah! Whaaaaattt!!!!
Nah lo,,,
Setidaknya itulah yang sedang kami rasakan sebagai anak kosan yang sebenernya udah nyaman dengan kosan kita ini....
Yah, acara hunting kosan berlangsung secepat kilat selama seminggu,,,
Sebagai ibu hamil yang tangguh, aku berusaha mencarikan kosan dengan suasana yang nyaman dan harganya ga setinggi kosan sebelumnya lah tentunya, hihihi...
Dengan bantuan dari teman-teman terbaik, Rani dan Kiki yang setia banget, heee,,, akhirnya kami menemukan kosan itu,,,,
Kosannya bersih, emang lokasinya ga seenak kosan pertama yang gampang banget angkotnya, karena kosan ini berada di tengah-tengah hunian penduduk sehingga tanggung banget kalau mau naik angkot...
Tapi ga masalah, kan ada herbie (motor Vario aku, hehehe, kebiasaan ngasi nama barang-barang sih, jadinya si motor ada namanya juga, hihihi). Toh kalau mau jalan kaki ke kantor juga banyak temen yang kosannya juga didaerah sini,,
Udah gitu kosannya nyaman walau ga kamar mandi dalam, bersih, deket masjid, impian akuuuu...
Semoga juga ga lama di kota ini ya kakak, ummi pingin kakak, ummi sama abi ntar bareng-bareng di Malang,,, amiiinn...
Udah dapet kosannya, mulai deh mikir pindahan, gimana ya caranya???
Secara barang-barang dikosan buanyaaaakkk bangettt, bahkan ada barang-barang yang harusnya bukan disimpen di kosan, tapi di rumah (kode buat abi, rumah biiii, wkwkwkwk)!
Mulai deh kali ini hunting lagi, hunting kardus,, hihihi...
Alhamdulillah teman sekantor baik, dapetlah kardus lumayan banyak, (sebenernya itu kardus bekas kardus tiket, hihihi) sekalian tali rafianya...
Setelah di packing, nahlo, tetep jadi berkardus-kardus...
Waaaa abiii, hellleeeppp!
Abi bantuin ya pas pindahan, abi ke Bandung dulu yaaa,, hihihi...
Semoga acara pindahan lancar ya kakak,,, kakak juga pinter nih, maemnya mulai banyak :D
Ummi sampe diledekin temen-temen ummi dikantor gara-gara tambah sekseeeeh,,, hihihi
Nasib nomaden ya begini ini... dinikmati saja dulu yaaa... yuuuuukkkk ^^v
Langganan:
Postingan (Atom)



